Perbedaan Amalan Pengasihan Untuk Mengunci Hati Pasangan Versi Jawa, Pasundan dan Kalimantan

Kunci keberhasilan dalam sebuah hubungan ialah kesetiaan. Dan modal kesetiaan ialah dengan bersikap jujur dan terbuka pada pasangann, apapun yang terjadi. Loyal bukanlah suatu sifat yang dimiliki dari lahir, loyal ialah karakter yang mesti kau asah setiap dikala. Karena seluruh orang pasti melakukan kekeliruan dengan bersikap tak jujur pada orang tercintanya.

 

Bila anda ingin pasangannya setia tidak ada salahnya anda berikhtiyar batin dengan bertirakat supaya pasangan anda tidak selingkuh. Anda bisa melakukan amalan tirakat pengunci hati seseorang secara jarak jauh. Tirakat pengunci hati seseorang biasanya di ijazahkan dari salah satu guru spiritual.

 

Nah perlu kalian ketahui bahwa setiap guru spiritual pasti memiliki cara tirakat pengunci hati pasangan yang berbeda beda. Hal utama yang membedakan adalah asal dari guru spirutal tersebut berasal. Berikut akan saya jelaskan mengenai perbedaan ini.

 

  1. Versi pasundan.

Ilmu pengunci hati ini saya terima dari seorang guru yang menguasai ilmu buhun atau ilmu tradisional tanah Pasundan. Namun, perlu diketahui, metode ilmu ini memiliki kelemahan,

antara lain sebagai berikut. 

 

Tidak berfungsi manakala diperuntukkan bagi pasangan suami istri (atau calon suami istri) yang tidak diketahui keberadaannya. Dalam prosesi ini, hari kelahirannya berdasarkan kalender Jawa (weton) dan orang yang dituju harus memiliki rambut. Dalam prosesi magisnya, ada bagian menghancurkan rambut kedua pasangan itu yang sebelumnya harus diikat.

 

Bagaimana cara mengikat hati berdasarkan ilmu buhun ini? Pertama, Anda harus memiliki rambut dua orang yang hendak disatukan. Kedua, Anda harus pula mengetahui hari

kelahiran orang yang dituju. Setelah itu, jumlahkan hari kelahiran itu dengan menggunakan rumus sebagai berikut. 

 

Hari

  • Ahad = 5
  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9

 

Pasaran

  • Kliwon = 8
  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4

 

Sebagai contoh, Anda ingin menyatukan hati dua orang yang bernama Siti (perempuan) dan Sujarwo (laki-laki). Siti lahir pada Jumat Wage, berarti : 6 + 4 = 10, sedangkan Sujarwo

lahir pada hari Kamis Legi. Berarti: 8 + 5 = 13. Lalu, hari kelahiran keduanya dijumlah, 10 + 13 = 23.

 

Setelah mengetahui jumlah hari kelahiran kedua pasangan itu, tengah malam, lakukanlah salat hajat 12 (dua belas) rakaat dan salam setelah setiap 2 rakaat. Lanjutkan dengan hadrah

(membaca Surah Al-Fatihah) yang masing-masing ditujukan kepada para leluhur, para nabi, wali, dan dua nama yang hendak diikatkan hatinya.

 

Setelah mengirim doa, lanjutkan dengan mengikat kedua rambut orang dikehendaki. Saat mengikat itu, konsentrasi harus terpusat seolah-olah sedang mengikat hati kedua

orang yang namanya Anda sebut. Setelah diikat, bungkus dengan mori putih yang masih baru, seperti membungkus mayat, lengkap dengan memberikan tiga kali pengikat dua pada bagian ujung dan satu bagian tengah. 

 

Selanjutnya, letakkan bungkusan itu di hadapan Anda dan baca mantra sebagai berikut: Bismillahirrahmaanirrahiim. Niat abdi ngahijiken antawis batin si ( ………………. . .) 

sareng si ( … ……… … ….. .) Allahu Akbar3x.

 

Mantra itu dibaca sebanyak 77 kali, dilanjutkan dengan membaca “mantra kunci” sebanyak jumlah dari hari kelahiran (weton) kedua manusia itu. 

 

Selanjutnya tanam bungkusan tersebut di sekitar rumah Biasanya, setelah bungkusan itu ditanam di dalam tanah, akan muncul sedikit gangguan berupa bayangan-bayangan dari makhluk gaib (khadam), namun dia hanya menampakan dirinya saja dan tidak mengganggu.

 

Penanaman rambut yang dibungkus itu cukup dilakukan selama satu tahun saja. Setelah itu, bungkusan itu harus dibongkar dan dibuang. Agar tidak hilang atau mudah ditemukan, sebaiknya tanam di dalam pot bunga.

 

Ilmu ini terikat dengan jumlah hitungan hari kelahiran berdasarkan kalender Jawa. Menurut para guru, jangan sampai membuat khadam (makhluk gaib) itu bingung. lbarat tukang pos, khadam itu akan cepat mendatangi orang yang alamatnya lengkap.

 

Jika “alamat” kurang lengkap, sering kali terjadi salah sasaran pada nama yang sarna. Dalam kasus Sujarwo dan Siti tadi, dalam satu daerah, bisa saja ada beberapa orang yang memiliki nama itu.

 

Oleh karena itu, perlu diketahui weton-nya karena khadam lokal (asli Jawa/lndonesia) bisa tahu alamat seseorang berdasarkan weton atau hari kelahiran seseorang.

 

Ilmu pengikat hati ini mutIak menggunakan sarana berupa rambut. Jika rambut salah satunya (laki-laki, pada umumnya) sangat pendek, atau bahkan yang gundul, sebaiknya gunakan konsep ilmu yang lain saja.

 

  1. Versi kalimantan

Mengunci hati agar pasangan tidak berpaling ke lain hati versi Kalimantan berikut ini lebih sederhana daripada versi ilmu buhun (Pasundan). Caranya cukup berpuasa tiga Senin

tiga Kamis, dan selama puasa amalannya dibaca sebanyak 116 (seratus enam belas) kali.

 

Bismillahirrahmaanirrahiim. Kun kata Allah, Fayakun kata Muhammad. Terkunci kata Allah, terkunci kata Muhammad. Terkuncilah jiwa dan raga: (. ……… . .. . . . . .) kepadaku. 

 

  1. Versi jawa

Konsep ini menggunakan media dari kerikan halus kuku ibu jari tangan kiri dan kerikan halus jempol kaki kanan. Kedua kerikan kuku tersebut ditambah tiga lembar bulu kaki kiri yang

dirajang hal us. Lebih amannya, dibakar, lalu abunya dicampur dengan kerikan kuku dan dicampur dengan minuman. 

 

Untuk lebih mantapnya, disertai dengan puasa pada hari kelahiran dan membaca mantra: “Priantang priantung tak gantung atimu ning lawang atiku, cep klakep pinatri jiwa ragane,” dan seterusnya. 

 

Selain itu anda juga bisa menggunakan sebuah sarana pengasihan yang sudah jadi, artinya sarana ini sudah saya ritualkan jadi anda tinggal pakai saja untuk mengunci hati pasangan anda supaya tidak berpaling kepada anda, sarana berupa garam pengunci hati. Jika anda berminat silahkan bisa hubungi nomor whatsapp mbak maya di layar video ini.

 

Sekian dari saya, terima kasih sudah menyimak.